Rabu, 21 April 2010

Nama Anak Hasil Perbuatan Zina.


عنوان الفتوى : تسمية ولد الزنا

تاريخ الفتوى : 01 ذو القعدة 1424

السؤال: بما أن ابن الزنا لا ينتسب إلى أبيه فكيف يعامل في المجتمع وهو لا يحمل أوراق ثبوتية؟

الفتوى:

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد: فولد الزنا لا ينسب إلى أبيه من الزنا لأنه ليس بأبيه شرعاً، ولكن يمكن أن ينسب إلى اسم معبد لله تعالى، كعبد الله بن عبد الرحمن، ويسجل به في الأوراق الرسمية، كشهادة الميلاد أو شهادة الدراسة ونحو ذلك. والله أعلم.

المفتي: مركز الفتوى بإشراف د.عبدالله الفقيه

Terjemah:

Judul Fatwa: Nama Anak Zina.

Tanggal: 01 Dzulqa’dah 1424H.

Pertanyaan:

Anak zina tidak dinisbatkan kepada bapaknya, bagaimana interaksinya di tengah masyarakat karena anak zina tersebut tidak memiliki surat-surat keterangan identitas?

Fatwa:

Alhandulillah, shalawat dan salam kepada Rasulullah, keluarga dan shahabatnya.

Amma ba’du, anak zina tidak dinisbatkan kepada bapaknya (yang melakukan perbuatan zina), karena orang tersebut bukan bapaknya menurut syariat Islam. Akan tetapi dapat dinisbatkan kepada nama yang menunjukkan kepada hamba Allah, misalnya Abdullah bin Abdurrahman. Kemudian didaftarkan dengan nama tersebut dalam surat-surat resmi seperti akte kelahiran, ijazah sekolah dan lainnya. Wallahu a’lam.

Mufti: Pusat Fatwa asy-Syabakah al-Islamiyah.

Pengawas: DR. Abdullah al-Faqih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar